nah aku emang suka nulis dari lana. dari aku masih SD malah.
aku ingat puisi pertamaku yang judulnya ibu.
itu puisi aku kirim ke redaksi surya anak. dan dimuat, sebagai imbalan aku daparsepaket kerayon dan tas lucu, senang sekali rasanya waktu itu :)
sampai sekarang aku juga suka nulis, biasanya aku nulis di buku sapiku, itu buku saksi bisu liarnya pikiranku sewaktu bercumbu dengan kata-kata. yah aku seka sekali mengeja kata yang indah, kata penuh makna. walaupun aku belum bisa merangkai kata seindah itu. aku puas dengan menjadi pembaca. aku puas sebagai penikmat.
aku juga suka sastra, walaupun konteporer sekarang lebih banyak penggemarnya.. mungkin itu karena sastra selalu bermain metafora yang membingungkan. namun buatku itulahnikmatnya sastra. dia selalu menyampaikan pikirannya dengan cara yang berbeda, dengan cara yang membuat kita berfikir.
nah kembali ke judul. ketakutanku.
jujur saja, belakangan aku jarang skali menulis.. hanya hitungan jari lembar buku sapi yang aku isi.
aku takut tanganku mulai kehilangan kata-katanya, otak ku mulai kehilangan sense menulis. aku takut, sangat takut...
aku ingin selalu bisa menulis, aku ingin selalu bisa mengeja kataku. merangkainya menjadi kalimat.
aku selalu ingin bisa bercerita melalui kata.
-cupu-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar