Kamis, 03 November 2011

invinity

aku ingin membuat cerita
dengan goresan pena sederhana
sesederhana apa yanga akan aku maksudkan dalam ceritaku.
cerita sederhanaku yang likunya tak sesederhana intinya.

aku mulai mengingatnya,
mengenang kembali cerita
dan tanganku mulai menari mengeja tiap aksara
menguntai kata membentuk makna



sederhana, lugas, dan mungkin dangkal.
yah maklumi saja untuk seorang amatir seperti aku.



oke aku akan memulai cerita ku.
ini cerita cinta.
bukan, lebih dari itu, tapi tak ada kata yang mewakilinya.



jadi aku sebut saja ini "invinity"
kita sudah menyepakatinya.
tidak resmi, karna dia tak tahu apa-apa
aku tak peduli, kalaupun tau, dia pasti tak akan keberatan





ini ceritaku, dan dia.
yang membuat aku seketika kehilangan kata-kata saat bersamanya
kesunyian yang dia pertanyakan yang aku tak bisa menjawab apa penyebabnya
mungkin karena aku terlalu menikmati tiap waktu saat bersamanya.



lalu aku kembali menanyakan alasan sebuah sikap, "kenapa sayang aku?"
dan lagi dia tak pernah memberiku jawaban yang membuatku puas.
"karena kamu sayang aku"
jawaban macam apa itu ??


hahahahahaha lalu kita kembali menikamti surabaya di atas motormu





lalu ketakutan itu datang lagi.
aku tak ingin menyebutkan penyebabnya disini,
juga tak akn menceritakan bagian itu.





ini tentang aku
yang banyak orang mengatakan
tolol, bodoh, keledai dan apalah
karena aku mau bersam dia
yang aku sebut brengsek dengan mulutku sendiri





ini juga tentang dia,
yang waktu itu duduk di bangku deret depan
dengan kemeja putih dan sepatu kets putih
juga kacamata yang jarang sekali dilepasnya
dan tiba-tiba aku salah tingkah.
(berpura-pura tak melihat)


yah, masih tentang dia
yang seperti aku bilang tadi.
aku pernah menyebutnya brengsek
karena telah mencuri dan tak bertanggung jawab.


suasana hatinya yang sedang buruklah yang mempertemukan
aku dan dia
setelah berpura-pura tak melihat
dan berpura-pura tak melihat (lagi)


yang baru itu datang
lalu aku menyambutnya dengan senyum dan kehangatan


lihatlah, betapa dangkalnya kata-kata yang aku tulis !
tak ada diksi yang indah
dan tak ada rima yang enak untuk diucap tiap baitnya
seperti tulisan seorang yang baru menulis
baru menjajal bagaimana sensasi puisi
padahal berapa lembar buku sapi yang aku coret dengan puisiku?
tapi bukankah tulisan pemula itu lebih lugas?
lebih mudah dipahami?
karena belum banyak perumpamaan yang dia kuasai.
itu akan membuat pembaca lebih mudah memahami,
tanpa berbelit-belit. to the pion.



ya h, itu tujuanku.
dia, kamu, dan kalian
akan lebih mudah mencerna ceritaku,
atau mungkin tetap susah?
tak apa. aku amatir :)



ini ceritaku,
tak akan kubuat seperti romeo juliet
juga tak seperti arjuna srikandi
atau cinta dan rangga,
terlebih tak akan seperti shiren sungkar dan tengku wisnu


ini akan menjadi ceritaku, cerita kita, aku dan dia
akan kita tulis dengan pena invinity
dan juga tinta kesetiaan
hingga mengisi tiap lembar kebahagiaan
dalam detail nafas yang kita hembuskan



aku tahu dia adalah jawaban yang aku minta
aku yakin akan doaku
dan dia adalah jawaban yang dikirimNya
terima kasih untuk jawaban indahMu

kita akan menggapai angan-angan yang sekalu kita bicarakan
kita akan menemui arai :)
yang sekarang hanya tokoh fiksi buatanku, dan aku rela berbagi tokon ini dengannya.


 ini ceritaku,
yang bukan hanya cerita
juga harapan
dan doa-doa kebahagiaan

ini ceritaku,
sederhanakan ?
intinya aku bersyukur akan dirinya
dia yang menyayangiku.

dan aku,

aku menyayangimu,



invinity :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar